Feeds:
Tulisan
Komentar

Tidak ada seminggu, XUBUNTU yang ada di Toshiba DynaBook, saya ganti dengan BlankOn 1.0 yang saya dapat dari PCLinux tahun 2005 ! Lumayan tua, sesuai dengan notebooknya .. :D
Ternyata instalasi BlankOn 1.0 mudah dan resolusi layarnya bisa dengan mudah diubah ke 1024×768; karena BlankOn 1.0 ini sudah mendeteksi VGA Trident dan monitor LCD yang digunakan. Walaupun saya tetap mengubah driver bawaan yang mendeteksi sebagai Tident CyberBlade (generic) menjadi Trident CyberBlade XP Ai1 di xorg.conf.
Masalah terjadi ketika saya akan menginstall flashplugin player untuk Internet Browser-nya. :)
Di sinilah petualangan dimulai lagi …
Lanjut Baca »

Beberapa hari yang lalu saya beli Notebook 2nd Toshiba DynaBook yang ternyata merupakan versi Jepang dari Toshiba Portege 2000/2010. Spesifikasi teknisnya (menurut saya) dah ketinggalan jaman, yaitu: P III-750MHz dengan RAM 256MB dan HDD 20GB, TANPA optic drive dan TANPA Wifi; yang menarik adalah layarnya touch screen dan ringan (sekitar 1.3 kg), cocok untuk bepergian.
Menjadi tantangan tersendiri ketika menginstall Linux di notebook ini. Saya mencoba dengan keluarga UBUNTU, yaitu XUBUNTU 8.04 dengan harapan kecepatan yang lebih baik dibandingkan menggunakan UBUNTU 8.10 (karena saya hanya punya kedua jenis UBUNTU tersebut). Artikel ini saya tulis menggunakan DynaBook itu dan XUBUNTU 8.04. Lumayanlah .. lumayan lambat maksudnya … hehehehe … (maklum dah biasa menggunakan Core2Duo ..).
Masalah pertama yang dihadapi adalah resolusi layar yang hanya 800×600; padahal layar notebook ini maksimal 1024×768. Sepertinya ada masalah dengan driver Trident-nya (Notebook ini menggunakan VGA Trident). Maka dimulailah perburuan informasi untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Lanjut Baca »

URI vs. URL

URI merupakan singkatan dari Uniform Resource Identifier sedangkan URL singkatan dari Uniform Resource Locator. Apa yang menjadi perbedaannya ? Banyak situs di Internet yang mencoba menjelaskan hal ini. Salah satunya di sini.
Lanjut Baca »

multimedia1Secara ringkas, Vaughan (2004) mengatakan bahwa teknologi multimedia merupakan perpaduan dari teknologi komputer baik perangkat keras maupun perangkat lunak dengan teknologi elektronik lainnya untuk menyampaikan suatu informasi yang interaktif. Perkembangan serta pemanfaatan teknologi multimedia banyak digunakan hampir di seluruh aspek kegiatan. Contoh media penyampai informasi adalah teks, gambar foto, video, musik, animasi (gambar bergerak), ataupun internet.
Teknologi multimedia dapat menggabungkan beberapa media penyampai informasi, misalnya menggabungkan gambar dengan suara, atau dengan data lainnya dalam satu media. Penggabungan ini menghasilkan sebuah sistem multimedia sehingga penyampaian informasi lebih menarik dan interaktif daripada menggunakan satu media saja. Hal ini dapat digambarkan sebagai berikut:
Lanjut Baca »

multimedia1Banyak metodologi Pengembangan Perangkat Lunak (Software Engineering), tetapi tidak pas diterapkan pada pengembangan perangkat lunak berbasis Multimedia. Setidaknya saya melihat ada dua metodologi di luar metodologi PPL biasa yang dapat digunakan untuk pengembangan PL berbasis multimedia. Salah satunya adalah menurut Sutopo (2003), yang berpendapat bahwa metodologi Pengembangan multimedia terdiri dari 6 tahapan, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing dan distribution seperti gambar di bawah ini:
Lanjut Baca »

300x272_whitebgSetelah berhasil menginstall LInux Mint di MacBook, muncul masalah baru yaitu: MacBook TIDAK MAU BOOT ! Hanya muncul tampilan abu-abu kosong! Ini pasti gara-gara GRUB yang secara otomatis terinstall di MBR HDD Mac Book. Waaaa …. Kerjaan lagee …
Layar abu-abu kosong ini (menurut saya) berarti rEFIt yang sudah terinstall tidak bisa mengenali boot loader kedua Sistem Operasi (Mac OS X dan LinuxMint); sehingga MacBooc sama sekali tidak mau booting. Dari beberapa referensi yang saya baca, GRUB tidak kompatibel dengan EFI sehingga terjadi konflik. Berarti saya harus meng-uninstall GRUB-nya. Bagaimana caranya ? Cari-cari referensi, yang didapatkan hanya cara meng-uninstall GRUB melalui Windows (ini sih sudah kerjaan saya dari dulu ..), tapi saya tidak menggunakannya dengan asumsi ada EFI, BUKAN BIOS dengan MBR-nya.
Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »