
Setelah berhasil menginstall LInux Mint di MacBook, muncul masalah baru yaitu: MacBook TIDAK MAU BOOT ! Hanya muncul tampilan abu-abu kosong! Ini pasti gara-gara GRUB yang secara otomatis terinstall di MBR HDD Mac Book. Waaaa …. Kerjaan lagee …
Layar abu-abu kosong ini (menurut saya) berarti rEFIt yang sudah terinstall tidak bisa mengenali boot loader kedua Sistem Operasi (Mac OS X dan LinuxMint); sehingga MacBooc sama sekali tidak mau booting. Dari beberapa referensi yang saya baca, GRUB tidak kompatibel dengan EFI sehingga terjadi konflik. Berarti saya harus meng-uninstall GRUB-nya. Bagaimana caranya ? Cari-cari referensi, yang didapatkan hanya cara meng-uninstall GRUB melalui Windows (ini sih sudah kerjaan saya dari dulu ..), tapi saya tidak menggunakannya dengan asumsi ada EFI, BUKAN BIOS dengan MBR-nya.
Hmm .. MUNGKIN MacBook HARUS diinstall ulang Mac OS X-nya. Terpaksa deh, MacBook saya install ulang tanpa mengubah partisi, sehingga LinuxMint yang sudah terinstall tidak terhapus. Hmm .. pekerjaan besar! Mengapa ? Audah terlalu banyak data yang harus saya backup! Capek deh.
Instalasi Mac OS X berjalan lancar, tetapi setelah instalasi DVD #1 dan boot ulang … MacBook tetep TIDAK MAU BOOT ! Waaa … kacau nih, GRUB TIDAK tertimpa boot loader Mac OS X .. kacau nih! Sudah gitu, DVD #1 TIDAK BISA DI-EJECT! Tombol Eject tidak berfungsi. Bayangin aja … kebingungan saya …
Setelah ujicoba yang lumayan lama, melelahkan, sekaligus menegangkan .. ternyata ada cara untuk mengeluarkan DVD #1, yaitu dengan cara menekan tombol OPTION (ketika booting) sampai keluar icon pilihan booting. Pada kasus ini, setelah agak lama menekan tombol OPTION, keluar icon CD. Pada saat inilah saya tekan tombol eject di keyboard. Ternyata DVD #1 KELUAR ! Wah, leganya …
Kemudian saya masukkan CD LinuxMint supaya bisa mengunakan LinuxMint secara liveCD. Setelah LinuxMint boot dan saya bisa bekerja dengan MacBook, dimulailah searching untuk mencari informasi tentang masalah ini.
Akhirnya ketemu juga suatu artikel tentang sinkronisasi GPT dengan menggunakan tool LinuxMint yang bernama gptsync. Tool ini berada di paket program yang bernaman refit. Hal ini menunjukkan bahwa LinuxMint mendukung EFI.Sayangnya, tool secara default tidak ada dalam liveCD LinuxMint yang saya gunakan. Terpaksa harus install sendiri. Untung saja, saya selalu terkoneksi ke internet, sehingga dengan cepat saya bisa menginstall tool ini. Cara instalasinya melalui terminal, dengan cara:
-
sudo apt-get install refit
Instalasi berjalan lancar, tetapi perlu diingat: tool ini terinstall di liveCD yang berarti TIDAK AKAN ADA lagi ketika saya boot ulang LinuxMint nya. Setelah instalasi berjalan lancar, di terminal saya lakukan perintah:
-
gptsync /dev/sda
Supaya terjadi sinkronisasi di GPT-nya. Setelah sinkronisasi berjalan lancar, dengan ditandai tidak terdapat error maka saya coba boot ulang MacBook dengan perasaan was-was.
Eh, ternyata apa yang baru saja saya lakukan berhasil! rEFIt tampil dan terdapat dua icon: Mac dan Linux, saya pilih icon Mac dan … jreeng! Mac OS X mulai proses boot dan meminta DVD #2 untuk proses instalasi yang belum selesai. Wuih .. terpaksa melanjutkan instalasi Mac OS X-nya .. ![]()
Setelah instalasi Mac OS X selesai, saya coba memilih icon Linux di rEFIt dan … jreeeng! Menu GRUB tampil! Saya pilih boot normal LinuxMint… dan sukses!
Wah-wah … bener-bener perjuangan yang melelahkan dan mendebarkan .. ![]()
Dari kasus ini, sebenarnya saya tidak perlu mengistall ulang Mac OS X. Hanya perlu menjalankan LinuxMint liveCD dan menginstall gptsync untuk sinkronisasi GPT-nya. Hmm .. ternyata menginstall ulang Mac OS X BUKAN langkah yang bijaksana …
KESIMPULAN:
Langkah yang sebaiknya dilakukan adalah:
-
1. Boot MacBook dengan CD LinuxMint.
2. Masuk terminal, install gptsync dengan cara:
-
sudo apt-get install refit
3. Lakukan sinkronisasi partisi untuk boot loader, dengan cara:
-
gptsync /dev/sda
4. Dengan langkah no. 3 seharusnya berhasil (jika tidak ada pesan error).






Mau tanya ni pak….
kalau kita pengen dual booting Mac + ubuntu tapi di PC konfigurasinya gmn ya? jadi tetap menggunakan grubnya linux gtu… Nah toolnya apakah tetap menggunakan refit atau yang lain…
soalnya saya pernah ditawari temen, dia punya Mac OS X Kallway yang katanya bisa jalan di x86 dan pengen banget coba tapi gk tau startingnya gmn….
rencana sih mau sekalian triple booting plus windows….biar punya pengalaman semua…
matur nuwun…
Setelah saya baca tulisan mas,saya merasa maslah orang yang tepat untuk bertanya,
mas saya ada masalah dengan macbook ,tadi nya saya install windows xp juga,tetapi windows nya kena virus dan ga mau start up,saya tekan tombol F12 agar bisa kembali ke sistem nya mac tetapi tidak bisa.
bagaimana cara mengembalikan system mac yang tidak bisa tampil kembali??
Coba tekan tombol Option pada keyboard mac sampai keluar pilihan booting, silahkan pilih bootingnya. Mudah2 an membantu.
@LEO: Maaf nih, baru baca komentarnya hari ini. Kebetulan saya gak punya pengalaman dengan Mac OS X di PC; jadi gak bisa bantu ..
Pak Iwan..selamat paskah…
ee..mau tanya lagi pak..
saya nyoba instal leopard x86 di PC.. dah berhasil… jadi tinggal main-main di atas layer OS.
tapi masih ada kekurangan. Leopard saya tidak bisa menulis di partisi ntfs…nah yang mau saya tanyakan gimana caranya mengganti file permission untuk satu partisi….apakah sama seperti kalau ganti di satu folder?
@leo: Selamat PASKAH juga .. Selamat yach .. dah bisa pake Leopard di x86. Silahkan dieksplorasi ..
Tentang menulis di NTFS dari Leopard, mungkin tulisan saya yang satu ini bisa membantu:
http://iwanbinanto.wordpress.com/2008/09/27/interoperabilitas-mac-os-x-dengan-win-xp-di-macbook/
Silahkan dicoba ..
OK sir…terimakasih atas bantuannya….
Hidup Hackintosher !!!
Maklum belum bisa beli “the Real Mac”
Pak Iwan….mau tanya lagi dong seputar MAC….boleh ya…
Begini…
Sudah 1 bulan ini, saya mencoba menginstall printer saya di leopard. (canon bjc 2100Sp…hehehe..printer jadul….). Saya sudah coba cari driver dan sudah saya instal..tapi kok di konfigurasi printer tetep gak ada ya printer saya…
terus apakah bermasalah kalau kita pake port LPT?
Apakah harus pake port USB?
maturnuwun…
@Leo: Setahu saya Mac TIDAK pakai LPT. Dia menggunakan Serial; sekarang pakai USB. Mohon maaf, saya gak bisa jawab, kalau Leo pakai PC x86; karena gak punya pengalaman dengan itu …
ooo begitu ya…berarti harus cari driver usbnya….
oke..oke…thx ya pak…
oh iya pak…temen-temen titip pesan…
katanya..mana oleh-olehnya….hehehehe…